Kamis, Mei 28, 2009

Yong Jadi Imam

Kali ini Nizam Hitam Legam, kawan aku yang suka bercerita ini, pun nak bercerita lagi. Tukang cerita alias pembual berbeda dengan pembengak. Pembual walaupun tak jelas mana yang benar dan mana yang tak benar, bercerita untuk melucu, maksud berbohong hanya sekedar untuk melucu. Pembengak, jelas bercerita tidak benar dan sengaja berbohong dengan maksud tidak baik. Walau kadang susah membedakan antara pembual dengan pembengak, aku mengelompokkan Nizam sebagai pembual, bercerita (walau ada bohongnya) tetapi hanya sekedar untuk melucu. Ini cerita Nizam yang lain tentang Yong Dollah.


Kala masa itu, Yong pergi ke surau nak shalat maghrib. Imam tak datang. Terpaksalah Yong jadi imam. Rakaat 1 dan 2 pun selesai. Masuk ke rakaat ke-3. Pada sujud terakhir, Yong agak lambat bangkit. Abis bangkit ke duduk, baca syahadat, basikan sikit waktu, lalu baca salam lêkom kanan dan kiri.

Pas nak balêk, ada aral sedikit hari hujan. Saat itu Bengkalis lagi musim hujan. Maka Yong dan kawan lainnya yang jadi makmum pun duduk sebentar. Alêh-alêh, ada yang bertanya, "Yong ngape ngentam lambat sangat bangkit dari sujud terakhir tadi?".
"Yong tadi terdengar anak ayam teciap-ciap. Ciap pertama tak sama dengan ciap kedua dan ciap selanjutnya. Yong itung ada 10 ciap".
"Haaaaa... Yong itung ciap ayam waktu sujud tadi?"
"Ye".
"Astaga... ulang balêk shalat maghrib semua. Tak sempurna semayang kite. Cepat sikit, nanti abis waktu maghribnya".


Haaa... itulah kalo tak konsen sama shalat. Ulang lagi lah.



Catatan :
Dialek Melayu umumnya menggunakan huruf e lemah sehingga "ye" orang melayu beda dengan "ye" orang betawi yang menggunakan huruf e keras. (mencoba mengingat2 lagi pelajaran waktu SD dulu).

ê = huruf e yang dibaca keras, contoh : pena
e = huruf e yang dibaca lemah, contoh : sekolah

ye = ya
basikan sikit waktu = lebihkan sedikit waktu
nak = mau
balek = balik
aleh-aleh = tiba-tiba
ngape ngentam = apa masalah
teciap-ciap = bunyi anak ayam
salam lekom = assalamu'alaikum
semayang = sembahyang


Artikel bersempena