Selasa, Agustus 30, 2011

Mantra Pengasih Bini

Mantra Pengasih Bini merupakan salah satu mantra pengasih atau mantra pemanis. Diharapkan istri/bini tetap setia dan selalu sayang kepada suami.

salatu salamu alisa isa wamumni
aku ambil hidup engkau
sampai mati akulah engkau
akulah di dunia ini

Mengenai pengertian dan penjelasan tentang mantra dapat dibaca di :
Pola Puisi Mantra Melayu Riau

Disadur dari :
PUISI MANTRA
Abdul Jalil
Elmustian Rahman
Unri Press
Pekanbaru - Riau
2001

Read more ...

Jumat, Agustus 26, 2011

Mantra Jejuh Bangkai

Mantra Jejuh Bangkai digunakan oleh Tuk Bomo untuk mengobati orang yang terkena penyakit jejuh yaitu penyakit yang mengakibatkan orang berperilaku seperti binatang.

Bismillahirrahmanirrahim
pucuk labu melingkar-lingkar
ketela berangkai-rangkai
aku menawar jenuh bangkai
jejuh laut
jejuh darat
jejuh teluk
jejuh tanjung
jejuh langit
jejuh angin
jejuh sekalian jejuh yang ada
berkat doa asyhadu allailaha illallah
waasyhaduanna Muhammadarrasulullah

Mengenai pengertian dan penjelasan tentang mantra dapat dibaca di :
Pola Puisi Mantra Melayu Riau

Disadur dari :
PUISI MANTRA
Abdul Jalil
Elmustian Rahman
Unri Press
Pekanbaru - Riau
2001

Read more ...

Senin, Agustus 22, 2011

Gelar Datuk di Tambusai Rokan Hulu Riau

Gelar Datuk di Tambusai Rokan Hulu Riau terdiri dari 9 suku yaitu :
  1. Suku Melayu dengan gelar Datuk Pusako Rangkayo Naro
  2. Suku Ampu dengan gelar Datuk Sinaro Mudo
  3. Suku Kuti dengan gelar Datuk Paduko Jo Sianso, Datuk Paduko Laksmano atau Datuk Paduko Jo Lelo
  4. Suku Kandang Kopuh dengan gelar Datuk Kuti Anso
  5. Suku Soborang dengan gelar Datuk Rangkayo Maharajo
  6. Suku Pungkuik dengan gelar Datuk Rangkayo Morajo
  7. Suku Maih dengan gelar Datuk Tomogong Kayo
  8. Suku Bonuo dengan gelar Datuk Bonuo Ampu
  9. Suku Muniliang dengan gelar Datuk Paduko Tuo

Sumber :
buku Trombo Rokan
Read more ...

Kamis, Agustus 18, 2011

Daftar Urut Silsilah Tuan Guru Naqsabandiyah

Daftar Urut Tuan Guru Naqsabandiyah didapat dari buku Trombo Rokan karangan Junaidi Syam dengan pendata utama Taslim F. Dt. Mogek Intan. Daftar Urut Tuan Guru Naqsabandiyah ataupun Silsilah Thariqat Naqsabandiyah ini tercantum dalam penjelasan entri tentang Abdul Wahab Rokan Al Khalidi Naqasabandi pada halaman 3 buku tersebut yang sebenarnya menjelaskan tentang urutan Syekh Abdul Wahab Rokan berada pada urutan ke 32 dari penerimaan thariqat silsilah Naqsabandiyan tersebut. Beliau adalah ulama dan ahli tasawuf terkenal yang berasal dari Rantau Binuang, Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu - Riau. Wafat dan dimakamkan di Babussalam/Besilam Langkat Sumatera Utara 12 Jumadil Awal 1345 H atau 27 Desember 1926.

Inilah lengkapnya Daftar Urut Tuan Guru Naqsabandiyah atau Silsilah Tuan Guru Naqsabandiyah dari Besilam Langkat Sumatera Utara :
  1. Rasulullah SAW
  2. Abu Bhakar Ash-Shidiq ra
  3. Salman Al-Farisi ra
  4. Qasim bin Muhammad
  5. Imam Ja'far Sadiq
  6. Syekh Abu Jazid Thaifur bin Isa bin Adam bin Sarusyan Al Busthami
  7. Abu Hasan Ali bin Ja'far Al Kharqani
  8. Abu Ali Al Fadhal bin Muhammad At Thusi Al Farmadi
  9. Abu Ya'qub Yusuf Al Hamdani bin Ayyub bin Yusuf bin Husin
  10. Abdul Khaliq Al Fujduwani bin Al Imam Abdul Jamil
  11. Arif Ar Riyukuri
  12. Mahmud Al Anjiru Al Faghnawi
  13. Ali Ar Ramituni (Syekh Azizan)
  14. Muhammad Baba As Samasi
  15. Amir Kulal bin Sayid Hamzah
  16. Bahaudin An Naqsabandi
  17. Muhammad Bukhari
  18. Ya'qub Yarki Hishari
  19. Abdullah Sammarkandi
  20. Muhammad Zahid
  21. Muhammad Darwis
  22. Maulana Khawajaki
  23. Muhammad Baqi 
  24. Ahmad Faruqi
  25. Muhammad Ma'shum
  26. Abdullah Hindi
  27. Dhiya'ul Haqqi
  28. Ismail Jamil Minangkabawi
  29. Abdullah Afandi
  30. Syekh Sulaiman 
  31. Sulaiman Zuhdi
  32. Abdul Wahab Rokan (tepian Sungai Rokan, Rantau Binuang, Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu - Riau). Wafat dan dimakamkan di Besilam Langkat Sumatera Utara.

Sedikit berbeda dengan yang tercantum dalam Wikipedia terutama pada urutan ke 26. Kemungkinan karena perbedaan jalur Guru yang memberi pengesahan thariqat.
Silahkan telusuri di http://id.wikipedia.org/wiki/Tarekat_Naqsyabandiyah

Silsilah Tariqah
Silsilah 'Aliyah Naqshbandiyah Mujaddidiyah dalam bacaan Syajarah Tayyibah
  1. Syafi'ul Muznibin Rahmatan lil 'Alamin Hadhrat Muhammad Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam.
  2. Khalifah Rasulullah Hadhrat Abu Bakar Siddiq Radhiyallahu 'Anhu.
  3. Sahibi Rasulullah Hadhrat Salman Farisi Radhiyallahu 'Anhu.
  4. Hadhrat Qosim bin Muhammad bin Abi Bakar Radhiyallahu 'Anhum.
  5. Hadhrat Imam Ja'afar Sadiq Radhiyallahu 'Anhu.
  6. Hadhrat Khwajah Abu Yazid Bistami Rahmatullah 'alaihi.
  7. Hadhrat Khwajah Abul Hassan Kharqani Rahmatullah 'alaihi.
  8. Hadhrat Khwajah Abu 'Ali Faramadi Rahmatullah 'alaihi.
  9. Hadhrat Khwajah Yusof Hamdani Rahmatullah 'alaihi.
  10. Hadhrat Khwajah 'Abdul Khaliq Ghujduwani Rahmatullah 'alaihi.
  11. Hadhrat Khwajah 'Arif Riwagari Rahmatullah 'alaihi.
  12. Hadhrat Khwajah Mahmud Anjir Faghnawi Rahmatullah 'alaihi.
  13. Hadhrat Khwajah 'Azizan 'Ali Ramitani Rahmatullah 'alaihi.
  14. Hadhrat Khwajah Muhammad Baba Sammasi Rahmatullah 'alaih.
  15. Hadhrat Khwajah Sayyid Amir Kullal Rahmatullah 'alaihi.
  16. Hadhrat Khwajah Shah Bahauddin Naqshband Rahmatullah 'alaihi.
  17. Hadhrat Khwajah 'Alauddin 'Attar Rahmatullah 'alaihi.
  18. Hadhrat Khwajah Ya'qub Carkhi Rahmatullah 'alaihi.
  19. Hadhrat Khwajah 'Ubaidullah Ahrar Rahmatullah 'alaihi.
  20. Hadhrat Khwajah Muhammad Zahid Rahmatullah 'alaihi.
  21. Hadhrat Khwajah Darwish Muhammad Rahmatullah 'alaihi.
  22. Hadhrat Maulana Khwajah Amkangi Rahmatullah 'alaihi.
  23. Hadhrat Khwajah Muhammad Baqi Billah Rahmatullah 'alaihi.
  24. Hadhrat Khwajah Mujaddid Alf Tsani Syeikh Ahmad Faruqi Sirhindi Rahmatullah 'alaihi.
  25. Hadhrat Khwajah Muhammad Ma'sum Rahmatullah 'alaihi.
  26. Hadhrat Khwajah Syeikh Saifuddin Rahmatullah 'alaihi.
  27. Hadhrat Khwajah Sayyid Nur Muhammad Budayuni Rahmatullah 'alaihi.
  28. Hadhrat Khwajah Mirza Mazhar Jan Janan Syahid Rahmatullah 'alaihi.
  29. Hadhrat Maulana Khwajah Shah ‘Abdullah Ghulam 'Ali Dehlawi Rahmatullah 'alaihi.
  30. Hadhrat Khwajah Shah Abu Sa’id Rahmatullah 'alaihi.
  31. Hadhrat Khwajah Shah Ahmad Sa'id Rahmatullah 'alaihi.
  32. Hadhrat Khwajah Haji Dost Muhammad Qandahari Rahmatullah 'alaihi.
  33. Hadhrat Khwajah Haji Muhammad 'Utsman Rahmatullah 'alaihi.
  34. Hadhrat Khwajah Haji Muhammad Sirajuddin Rahmatullah 'alaihi.
  35. Hadhrat Khwajah Maulana Abu Sa'ad Ahmad Khan Rahmatullah 'alaihi.
  36. Hadhrat Khwajah Maulana Muhammad 'Abdullah Rahmatullah 'alaihi.
  37. Hadhrat Maulana Khwajah Khan Muhammad Sahib Mudda Zilluhul 'Ali.
  38. Hadhrat Faqir Maulawi Jalalluddin Ahmad Ar-Rowi 'Ufiyallahu 'Anhu Wali Walidaihi.
Read more ...

Minggu, Agustus 14, 2011

Trombo Rokan

Trombo Rokan : Buku Besar Alam Manusia dan Budaya Melayu Rokan adalah merupakan buku rekaman berharga tentang gagasan, pandangan dunia, pengalaman hidup serta pengetahuan manusia dan masyarakat Melayu Rokan Hulu dalam rentang sejarahnya yang panjang. Melalui entri-entri dalam buku ini kita seperti menyaksikan pentas identitas suatu puak di alam Melayu, dibawa dalam suasana percakapan tinggi (dialog) dan penjelajahan budaya yang ramah, menganjungkan kerendahan hati, menuju pemahaman yang subur dan safi. (Al-Azhar)

Buku Trombo Rokan adalah merupakan ENSIKLOPEDIA yang berisikan khasanah kebudayaan Melayu Limo Luhak Rokan Hulu, yang dibuat dalam bentuk entri-entri yang disusun menurut abjad. Penulisannya diupayakan dapat mengantarkan pembacanya untuk memahami peri kehidupan orang-orang melayu, merasakan dan menikmati keunikan dalam ruang tradisi, sastra, bahasa, istilah, pepatah, peribahasa, ungkapan, adat istiadat, seni dan budaya, dilengnkapi denganphoto-photo sebagai ilustrasi pendukung.

Sebagai sebuah karya ensiklopedia, maka Trombo Rokan ditulis untuk dapat dijadikan sebagai acuan dalam berbagai bidang keilmuan. Data-data yang ada dalam buku ini semoga bisa dikembangkan lebih-lanjut bagi mereka yang mempunyai kepentingan dalam studi dan penelitian ilmiah.

Entris dalam buku Trombo Rokan ini dijelaskan dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah difahami, semoga keberadaan Trombo Rokan dapat memenuhi kebutuhan khalayak pembaca akan informasi tentang alam kebudayaan Melayu, khususnya Melayu Limo Luhak Rokan Hulu.

Trombo adalah istilah asli bahsa Melayu di Rambah atau Tambusai yang artinya cakap-cakap, cerita atau bincang-bincang, kadang disebut juga dengan istilah Tombo atau Tambu. Buku Trombo Rokan memuat bentuk-bentuk cerita penyampaian dari mulut ke mulut yang isinya berupa entris bahasa, keterangan tentang budi pekerti, nasehat, pembawaan, adab, pepatah, ungkapan serta hal ikhwal kebudayaan Melayu di daerah Rambah, Kepenuhan dan Kunto Darussalam.

Rokan adalah sebuah nama aliran sungai yang mengalir di kabupaten Rokan Hulu dan bermuara di kabupaten Rokan Hilir. Hulunya sampai ke sungai Asik di Rao Pasaman. Di tepian sungai Rokan terdapat kampung-kampung dan negeri-negeri serta beragam suku-suku, puak dari bangsa Melayu yang mereka dikenal juga dengan istilah "orang di sepanjang sungai Rokan". Khazanah di sepanjang sungai Rokan ini adalah untaian benang merah kebudayaan yang mempunyai banyak kesamaan mulai dari muara hingga ke hulunya, sehingga tercakuplah keseluruhan data tentang khazanah Melayu yang ada di sepanjang sungai Rokan tersebut.

Hampir seluruh isi buku Trombo Rokan ini berasal dari Taslim F. bergelar Datuk Mogek Intan yang selama bertahun-tahun mencari dan mengumpulkan khazanah yang masih ada dan tersisa.

"Tojujong kapeh non sokolumpang, untuong non indo sokali sudah, pinto non indo sokali abih, ibarat kito bobilang ari, abih ari boganti malam, abih bulan boganti taun, toruih monoruih sopanjang maso"

"Tuahnyo soko ko niniek mamak, tuah pusako ko nogori, itulah posan niniek kito, kok posan jangan lah lupo, kok potaruh jangan lah ilang"
Taslim F. Dt. Modek Intan

Terpikullah kapas yang sekelumit
untung tak sekali sudah
pinta yang tak sekali usai
bagai kita berbilang hari
habis hari berganti malam
habis bulan berganti tahun
terus menerus sepanjang masa

Tuah saka pada ninik mamak
tuah pusaka negerilah yang memegang
itulah pesan ninik kita
maka pesan itu janganlah lupa
yang telah diserahkan hendaklah jangan hilangkan





Trombo Rokan

Pendata Utama
Taslim F. Dt. Mogek Intan

Penulis
Junaidi Syam, S.Sn

Anggota tim
Arpan dan Arwandi

Penerbit
Yayasan Garasibumy
(Gerakan Pencerahan Seni Budaya Melayu)

2007

*****

Dibawah ini merupakan salah satu contoh isi Trombo Rokan :

Abdul Wahab Rokan Al Khalidi Naqsabandi (1811-1926 M)
terkenal pula dengan gelar Tuan Guru Babussalam, Langkat Sumatera Utara, atau dengan gelar Syekh Abdul Wahab Rokan. Diberi nama gelar Rokan karena ia lahir di tepian sungai Rokan tepatnya di Rantau Binuang Sakti yaitu sebuah kampung di Kepenuhan Kab. Rokan Hulu. Ia adalah putra dari Abdul Manap bin M Yasin bin Maulana Tuanku Haji Abdullah Tambusai. Ibunya bernama Arbai'iyah. Menurut silsilah dari thariqat Naqsabandiyah beliau menempati urutan ke-32 dari Rasulullah SAW.

Abdul Wahab Rokan pada tahun 1279 H hingga 1285 H beroleh ijasah thariqat dari Syekh Sulaiman Zuhdi setelah bersuluk di bukit Abi Qubis Mekkah. Beliau datang dari Kualuh ke daerah Langkat, Sumatera Utara pada tahun 1286 H atas undangan Sultan Musa Al-Muazzam Syah. Beliau mulai mengajarkan thariqat Naqsabandiyah di Dumai dan diberilah nama kampung tersebut dengan nama "Kampung Mesjid". Tahun 1292 H, beliau yang biasa dipanggil "Tuan Guru" juga membangun sebuah kampung di Kualuh Kab. Labuhan Batu dengan nama yang sama yaitu "Kampung Mesjid". Tahun 1294 H, Tuan Guru pindah ke Langkat. Tahun 1300 H, Tuan Guru pindah ke Babussalam dengan diikuti 160 orang bersamanya. Tahun 1307 H Tuan Guru dituduh membuat uang palsu dan hijrah ke Malaysia. Tahun 1312 Tuan Guru kembali ke Babussalam. Tahun 1332 H Tuan Guru mengutus putranya Pakih Tuah dan Pakih Tambah ke Jakarta untuk menjalin hubungan dengan pimpinan PSII HOS Cokroaminoto, Raden Gunawan dan tokoh lainnya dalam rangka perjuangan Islam. Tahun 1341 H Tuan Guru mendapat bintang kehormatan dari Kerajaan Belanda yang diserahkan oleh Residen Van Aken. Tahun 1345 H tepatnya 21 Jumadil Awal (27 Desember 1926), Tuan Guru wafat dan dimakamkan di Babussalam Langkat Sumatera Utara (sebagian menyebutnya Besilam).

Syekh Abdul Wahab Rokan Al Khalidi An Naqsabandi adalah ulama dan ahli tasawuf terkenal yang berasal dari Rantau Binuang, Kepenuhan, Rokan Hulu, Riau.

Read more ...

Rabu, Agustus 10, 2011

Mantra Penahan Kulit

Mantra Penahan Kulit mungkin digunakan untuk penahan dingin malam ataupun gigitan binatang di hutan.

kajang aku kajang rungkup
kajang tunjang tengah malam
kebal aku kebal tutup
terkucap kulit tak berjalan
terkunci terkancing tak mara

Mengenai pengertian dan penjelasan tentang mantra dapat dibaca di :
Pola Puisi Mantra Melayu Riau

Disadur dari :
PUISI MANTRA
Abdul Jalil
Elmustian Rahman
Unri Press
Pekanbaru - Riau
2001

Read more ...

Sabtu, Agustus 06, 2011

Mantra Pelelap Tidur Anak

Mantra Pelelap Tidur Anak digunakan ketika anak mulai akan tidur agar si anak terjauhkan dari segala gangguan.

Allahurabbi
orang menjala sepucuk nyiur
dapat seekor merpati rawa
Allahurabbi
orang baik hendak tidur
dialah pandai mema'rifatkan nyawa
Allahurabbi
orang menjaga sepucuk nyiur
dapat seekor burung kedidi
Allahurabbi
orang baik hendak tidur
dialah pandai mema'rifatkan diri
Allahurabbi
nur terserah
ada terperi

Mengenai pengertian dan penjelasan tentang mantra dapat dibaca di :
Pola Puisi Mantra Melayu Riau

Disadur dari :
PUISI MANTRA
Abdul Jalil
Elmustian Rahman
Unri Press
Pekanbaru - Riau
2001

Read more ...

Kamis, Agustus 04, 2011

Mantra Jampi Selusuh

Mantra Jampi Selusuh digunakan bidan untuk melaksanakan persalinan sambil menggosokkan minyak selusuh ke perut ibu yang akan melahirkan.

rebung ruat rebung berduri
ruat dengan akar-akarnya
pecah darah pecah tembuni
turun engkau dari badannya
tidak direla ibu dan baak
bismillah Adam nama sifat
sifat jadi darah
darah jadi air
air jadi abu angin

Mengenai pengertian dan penjelasan tentang mantra dapat dibaca di :
Pola Puisi Mantra Melayu Riau

Disadur dari :
PUISI MANTRA
Abdul Jalil
Elmustian Rahman
Unri Press
Pekanbaru - Riau
2001

Read more ...

Artikel bersempena

  • 14. Cerita Rakyat Melayu - 14.CERITA RAKYAT Di antara prosa khazanah Kepulauan Riau ialah cerita rakyat dan cerita tulisan para penulis daerah ini,baik lama maupun baru. Berikut ini ...